TRIBUNJUALBELI.COM - Ramadan baru saja berlalu, namun seiring kepergiannya berat badan bukannya ikut pergi namun semakin bertambah datang menghampiri.
Berat badan bertambah setelah melakukan puasa ramadan merupakan masalah yang mampir dihadapi semua orang.
Mengapa bisa demikian?
Bukankah selama puasa Ramadan tubuh sudah terbiasa tidak mengkonsumsi makanan lebih dari 10 jam?
Banyak kemungkinkan yang bisa terjadi mengapa tubuh menjadi lebih lebar setelah Ramadan.
Banyak di antara mereka mengaku balas dendam selepas Ramadan.
Balas dendan untuk makan lebih banyak.
Apalagi saat lebaran tiba pasti banyak makanan yang tersaji.
Otak mengirim sinyal lapar, dan kamu mulai lahap menyantap makanan itu.
Yang terjadi kamu akan bergerilya mencari makanan untuk kamu makan.
Tentu hal ini akan membuat berat badan mu bertambah.
Hal ini bisa disebabkan kurang berfungsinya hormon Leptin.
Hormon yang mengatur sinyal kepada otak untuk merasa lapar dan kenyang.
Keadaan ini terjadi karena niat balas dendam yang kamu miliki begitu kuat.
Hingga menerobos sinyal yang sebenarnya sudah diberikan bahwa tubuh mu sudah terlampau kenyang dan membuat mu terus-terusan makan dan minum.
Saat "terus-terusan" itulah yang membuat karbohidrat dan kalori yang masuk ke dalam tubuh menjadi berlebihan.
Belum lagi, kamu tak mengimbanginya dengan berolah raga.
Padahal sebanarnya tubuh dan pikiranmu bisa kok seperti pas puasa.
Hormon Leptin mu juga masih berfungsi normal pas puasa.
Lalu gimana? Sekarang sudah sadar?
Apa yang membuat kamu bertambah berat badan setelah lebaran?
Yaa itu, niat "balas dendam" mu dihilangkan dahulu.
Mulai hidup sehat dan perbanyak olah raga.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!